Hubungi kami : (0298) 321013 | Email : admin@stieama.ac.id

[whatsapp_button id="3712"]

Ramadan, Momentum Perubahan Jiwa



Wakil Walikota Salatiga menghadiri acara tarkhim yang diselenggarakan di STIE AMA Salatiga

Wakil Walikota Salatiga menghadiri acara tarkhim yang diselenggarakan di STIE AMA Salatiga

Sidorejo – Banyak orang berubah saat ramadan tiba. Masjid penuh sesak dengan jemaah, membaca Al-Qur’an hampir setiap saat, kajian-kajian keislaman semarak dimana-mana. Nampaknya ramadan merupakan momentum yang ditunggu banyak orang untuk memperbaiki diri. Hal itu disampaikan Moh Zuhidi, dalam ceramah Tarawih dan Silaturahmi (Tarkhim) yang diselenggarakan Panitia Amalan Ramadan Salatiga di Kampus STIE AMA Salatiga, Rabu (15/06). Tampak hadir mengikuti tarawih itu, di antaranya Wakil Walikota Muh Haris, Kepala kantor Kemenag Salatiga Wuryadi, Ketua STIE AMA Salatiga Fudji Sri Mar’ati, dan puluhan orang baik civitas akademika STIE AMA dan masyarakat umum. “Melakukan Perubahan diri merupakan tuntutan iman yang tak dapat ditawar. Bukankah seseorang, suatu kaum, atau bangsa, sebelum dia sendiri yang melakukan perubahan. Bulan Ramadan inilah saat yang tepat untuk melakukan perubahan diri,” katanya.

Beri Pengaruh

Menurut Moh Zuhdi, Ibadah ramadan akan memberikan pengaruh besar terhadap jiwa seseorang. Aktifitas menahan lapar, haus dan hawa nafsu akan menghidupkan hati. Ini akan menumbuhkan antara lain sikap welas asih, peduli pada sesama, disiplin diri, sabar. pemaaf pada diri kita. “Puasa adalah sarana untuk sampai pada derajat takwa. Esensi ketakwaan adalah agar kita memiliki komitmen dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.” kata dia.

Dikatakan, sikap dan perilaku manusia dibentuk lewat pengalaman-pengalaman hidupnya. Pengalaman yang terjadi secara berulang-ulang dapat membentuk sikap dan perilaku secara permanen dalam diri manusia.

Sumber : Suara Merdeka (17/06/2016)

Jangan lupa bagikan :)

Tinggalkan komentar

EnglishIndonesian
X